Buku Tamu

Silakan isi buku tamu jika berkenan. Terima kasih atas kunjungan Anda ke blog ini.

Salam,
Andini Rizky

10 comments


  1. Navy Hardiati DM

    Saya bertempat tinggal di kota kecil ( Cilacap), karena kesehatan anak saya (sekarang kelas 1 SMK smt 2 ) saya ingin anak saya ikut home scholling tapi sy tidak tahu apakah di kota saya sdh ada HS.

    • Homeschooling hanya mengajar anak sendiri tanpa tergantung pada lembaga pendidikan. Tidak wajib ikut ke mana-mana. Cukup ajari saja sendiri. Anda malah harus hati-hati kalau ada orang yang mengatakan “HS itu harus bergabung dan membayar kepada kami”. Bohong ya itu. HS itu hanya antara Anda dan anak Anda, yang lain-lain itu bisa, tetapi tidak wajib. Tidak mau ikut komunitas/bimbel/sekolah berlabel HS itu boleh-boleh saja.

  2. yanthi

    Apakah orang tua yg tidak pintar bisa menjadi orang tua yg mengajarkan homeschooling untuk anaknya ?

    • Saya belum pernah sih meragukan kepintaran diri. Anak saya usia TK waktu HS, saya pikir ngajarin anak TK aja gitu loh, anak sendiri pula, pasti saya cukup pintar untuk melakukannya ;) Saya pikir kalau orangtuanya cukup pintar untuk terpikirkan tentang homeschooling, pasti cukup pintar pula untuk menerapkannya. Pastinya kan semua bisa baca, dan mampu belajar hal-hal yang diperlukan untuk mendidik anak sendiri.

  3. Clara

    Luar biasa! Blog yang sangat inspiratif! Hidup homeschooling :)

    Saya anak kelas 3 SMA sekarang, di tahun terakhir ini, saya ingin homeschooling. Apa yang harus saya lakukan untuk mendapat ijazah ujian paket C? Apa benar saya harus mendaftar dulu ke PKBM? Saya mohon rincian lebih lanjut, terima kasih :)

  4. Sekolah umum mugkin cocok bagi banyak orang, tetapi mungkin bukan untuk anak-anak kita (para orang tua yang memutuskan memberikan pendidikan homeschooling bagi putra/i-nya).

    Dari berbagai alasan tentu yang utama adalah kebahagiaan dan terhindarnya anak-anak dari tekanan. Tetapi sebaik apapun alasan dan keputusan yang telah kami ambil ternyata lebih banyak tantangan yang harus kami hadapi, terutama lingkungan yang tidak menerimanya. Mereka lebih setuju jika anak kami tertekan disekolah dari pada harus belajar dirumah dengan ibunya yang “malas sekolah” .

    ” Ibunya aja dulu malas sekolah, pantes anaknya juga sama”

    ” Apa bisa ibunya ngajar anaknya?”

    ” Ih…dasar keluarga seniman..gak peduli sama sekolah anak”

    Banyak lagi kata-kata sindiriran yang membuat anakku menjadi takut untuk berbeda. Kasihan sekali anak kami saat ini, jika disekolah umum (ketika SD sudah pindah kebeberapa sekolah artinya tekanan dari sekolah membuatnya tidak nyaman), maka ketika SMP kami memutuskan homeschooling (DL) baginya. Tetapi lingkungan belum dapat menerimanya.

    Padahal kami mendapat banyak pengalaman baru, dari mengajar dan belajar bersama. Dulu aku harus berteriak menyuruhnya pergi sekolah, karena setiap pagi ada saja alasannya agar terhindar dari kewajiban pergi sekolah. Salah satunya berpura-pura flu dan sehat kembali setelah lewat jam sekolah, banyak lagi tipu muslihatnya untuk menghindari sekolah.

    Tetapi perubahan yang telihat saat ini, setiap kali aku mengambil buku pelajarannya. Dia tidak lagi menghindar dan mengeluarkan jurus tipu muslihatnya, tetapi lebih antusias untuk tahu project berikutnya. Project kata yang kami ganti untuk setiap pembelajaran.

    Saat ini aku hanya butuh meyakinkan dan menumbuhkan agar berani menjadi yang berbeda. Bahwa berbeda itu bukan salah, keindahan justru terlihat karena adanya perbedaan.

  5. erina

    salam kenal mbak,

    saya punya anak 3,yg dua bersekolah yg paling kecil saya sekolahkan mulai dr tk b di indonesia.cuma dia terlalu sering mengangis dan minta di tunggu. sekarang saya pindah ke kuwait dan dia masuk sd disini. masalahnya dia jg mengangis dan minta ditunggu.kasihan saya melihatnya seperti ada beban.akhirnya saya berhentikan.saya ingin dia HS saja,cuma masalahnya saya tidak mengerti bagaimana memulainya dan buku apa yg saya pakai serta apa panduan saya.kalau tdk keberatan tolong jelaskan ke saya mbak.
    thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>