Tulisan Tamu: Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga

Berikut ini adalah informasi dari Bu Guru Ameliasari di Salatiga mengenai pengurusan ijazah kesetaraan atau ijazah Paket yang dimanfaatkan oleh praktisi homeschooling yang membutuhkan ijazah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan sebagainya.

******

Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga

ditulis oleh Ibu Ameliasari

Untuk Ujian Paket A, silakan datang ke komunitas Bina Anak Bangsa di Kecandran, dengan membawa fotokopi akte kelahiran, data anak (nama, alamat dan nama ortu), pas foto 3×4 dan 4×6 @ 10 buah. Itu saja yang dibawa, nanti orangtua akan diberitahu tentang waktu pelaksanaan ujian Paket A tersebut.

Untuk Ujian Paket B dan C memang agak rumit, tapi tetap GRATIS!! Syaratnya sama, dengan ditambah fotokopi ijasah terakhir legalisir, fotokopi rapor atau portofolio hasil pembelajaran.

Kasus kemarin, karena ada teman dari Jogja anaknya tidak memiliki rapor ataupun portofolio, akhirnya Komunitas Bina Anak Bangsa yang membuatkan rapor berdasarkan kompetensi yang dimiliki anak tersebut. Ini juga bisa dilakukan, dan anak itu lulus, bahkan sekarang sudah diterima kuliah di UKSW Salatiga, dengan jalur PEMAMIK, semacam PMDK tanpa tes.

Untuk hal-hal tersebut sungguh kami dari Komunitas Anak Bangsa tidak memungut biaya sepeser pun. Tetapi ada syarat tambahan yakni orang tua ikut berperan aktif dalam pengurusan, bersedia ikut mengurus ke DIKNAS, saat ujian maupun saat pengambilan ijazah.

Jadi, apa yang sulit sebetulnya?

Catatan tambahan: jika umur anak belum memenuhi syarat, misalnya masih berumur 16 tahun, seperti kasus putri Bu Mahfud, adik Izza (Izza adalah penulis buku Dunia Tanpa Sekolah, memoar dirinya sebagai remaja yang memilih tidak bersekolah) ada tambahan persyaratan hasil tes IQ. Untuk adik Izza yang akan ikut ujian paket C kemarin, Diknas menambah persyaratan hasil tes IQ karena yang menentukan bisa tidaknya ujian paket diselenggarakan bagi seorang anak untuk paket C adalah Diknas Propinsi.

Untuk lebih jelasnya tentang prosedur di Diknas Salatiga bisa menghubungi
Bu Anik
Komunitas Bina Anak Bangsa
Kecandran, Salatiga

atau hubungi saya (Ibu Lea, http://untukanakbangsa.blogspot.com/) juga oke…

Tulisan ini sebagai bahan referensi saja bagi teman-teman supaya bisa lebih kritis menyikapi penipuan-penipuan dan birokrasi rumit pengurusan ijazah Paket di Diknas wilayah teman-teman.

Bagi saya pribadi, yang belum berpikir untuk ikut ujian paket atau untuk memperoleh ijazah buat Raihan-sepertinya kok bukan hal yang penting sekali sekarang ini? Hehe…

Yang terpenting dalam HS (homeschooling) kami adalah, membentuk karakter anak-anak kami terlebih dahulu, supaya mereka menjadi anak-anak yang baik hati, bijaksana, dan jujur dan karakter-karakter positif lainnya. Karena menurut kami, jika karakter yang terbentuk sudah baik, maka mereka akan siap menghadapi apapun di kehidupan mereka kelak, dengan baik pula.

Untuk anak kami, Raihan, kami arahkan ke entrepreneur, jadi ijazah sepertinya tidak terlalu penting hehe…

SEMANGAAAATTT!!!……(^.^)/..

******

Semoga dengan penjelasan dari Ibu Lea, kita semua bisa lebih fokus pada pendidikan karakter dan kemampuan anak-anak kita karena kalau soal ijazah sebetulnya hak anak-anak kita untuk mengikuti ujiannya sudah dijamin oleh pemerintah.

Catatan tambahan dari Ibu Yanti Wijanarko tentang tes IQ:

Test IQ hanya ditujukan bagi mereka yg ingin akselerasi, jadi umur ijazah terakhirnya belum berusia 3 thn, misalnya dari SD mau ikut ujian paket B, atau ijazah terakhir SMP belum 3 tahun, namun ingin ikut ujian Paket C. Kalau nggak salah persyaratan minimal IQ 130. Sebenernya syarat IQ ini nggak begitu relevan karena yang penting kan proses belajar anak-anak itu. IQ cuma ngukur potensi kemampuan belajar dan gaya berpikir. Lagi pula semakin tinggi IQ biasanya minat mereka spesifik.”

Foto oleh Lumaxart, Flickr

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

4 thoughts on “Tulisan Tamu: Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga

  1. assalamu’alaykum…
    mba andini, ijin copas yah. banyak yang butuh info pengurusan ujian paket n seputar ijazah nih. kalau dah ada bukti konkret begini, lebih membuat ibu2 lebih bersemangat HS, n yang tertarik HS pun jadi mau mencoba. terimakasih, terimaksih…

  2. Dear ibu Andini,
    saya sangat tertarik dengan program HS yang ada disalatiga, karena kebetulan ada salah satu keluarga kami yang putus sekolah.
    mohon di share nomor telepon yang bisa saya hubungi dan alamat agar saya bisa mendaftarkan saudara saya di HS yang ada di salatiga, serta ketentuan dan syaratnya.

    terima kasih,
    Warm regards
    Saiful A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>